Gumuk Pasir Parangtritis, Satu- satunya di Asia Tenggara

Diposkan oleh yoganso marta on Friday, 29 March 2013

Gumuk Pasir Parangtritis


Pantai parangtritis merupakan salah satu pantai yang indah yang terletak di kawasan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata terfavorit di Yogyakarta. Selain terkenal dengan pantainya yang indah dan selalu ramai dikunjungi wisatawan, pantai parangtritis juga menyimpan fenomena alam berupa gumuk pasir. 

Gumuk pasir merupakan gundukan bukit atau igir dari pasir yang terhembus angin. Gumuk pasir yang berada di parangtritis ini merupakan satu- satunya di kawasan Asia Tenggara. Sebagai bangsa Indonesia sudah sepatutnya akan sangat bangga dengan fenomena gumuk pasir parangtritis ini.

Gumuk pasir di parangtritis ini berbentuk bulan sabit. Gumuk pasir ini sebenarnya membentang dari pantai depok hingga pantai parangkusumo. Lalu bagaimana bisa terbentung gumuk pasir di pantai parangtritis dan apa saja syarat pembentukan gumuk pasir? Berikut saya berikan penjelasannya :

Syarat pembentukan gumuk pasir :
a. Pantai landai
b. Tersedia pasir sebagai pemasok material
c. Gelombang mampu menghempaskan pasir ke darat
d. Arus sepanjang pantai kuat, beda air pasang dan surut cukup besar
e. Ada pembedaan tegas antar musim kemarau dengan musim hujan

Berikut proses terbentuknya Gumuk Pasir Parangtritis :

1) Proses terbentuknya gumuk pasir di parangtritis berawal dari Gunung Merapi yang bererupsi atau mengeluarkan material vulkanik. Material tersebut berupa awan panas beserta debu, pasir, lahar panas, lahar dingin, dan batu- batuan mengalir ke sungai- sungai yang berhulu di merapi, seperti sungai bedog, boyong, opak, gendol, dll. Sungai- sungai yag membawa material vulkanik berkumpul membentuk suatu daerah aliran sungai dan menuju ke muara Opak.

(Gunung Merapi --> Material vulkanik Gunung Merapi --> Material vulkanik terbawa aliran sungai --> Sungai opak)

2) Sampai di muara, material sungai tersebut dihantam ombak laut selatan yang menggerus pasir menjadi butiran pasir halus. Deburan ombak dapat mengubah pasir menjadi butiran sangat halus berukuran 0,02 mikron, sehingga mampu diterbangakan oleh angin dengan kecepatan 2 m/s.

(Muara sungai Opak--> Timbunan pasir yang sudah halus)

3) Aktivitas ombak dalam pembentukan gumuk pasir tidak terhenti sampai di sini saja. pasir halus yang sudah terbentuk tadi kemudian diendapkan menuju ke tepi pantai. Sesampainya di tepi pantai, pasir yang basah tersebut mengalami pengeringan secara terus- menerus oleh matahari. Pasir yang kering terbawa tiupan angin menuju daratan..

(Pasir mengalami proses pengeringan)

4) Pasir yang terbawa angin mengendap di daratan secara terus menerus. Endapan semakin banyak dan berkembang menjadi gundukan- gundukan pasir. Gundukan ini kemudia disebut Gumuk Pasir (bukit pasir). Gumuk pasir yang terbentuk memiliki ciri khas sesuai arah hembusan angin. Adanya bukit karst yang terletak di sebelah timur parangtritis menyebabkan hembusan angin dari arah tenggara lebih kuat, sehingga pola gumuk pasir menghadap ke arah tenggara.

(Endapan pasir--> Endapan semakin bertambah banyak-->Gumuk pasir)    

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment