Paragraf Persuasif

Diposkan oleh yoganso marta on Thursday, 15 March 2012

Paragraf persuasif adalah paragraf paragraf yang bertujuan untuk membujuk seseorang agar mengikuti apa yang dikehendaki penulis. Paragraf persuasif juga bisa menggunakan argumentasi. Dari pengertian ini, dapat kita ketahui bahwa paragraf persuasif bertujuan untuk :
  • Meyakinkan bahwa pendapat penulis benar.
  • Mempengaruhi orang lain.
  • Membujuk orang lain agar mengikuti kehendak penulis.
Bentuk persuasif yang biasa dikenal umum adalah propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan, iklan dalam surat kabar untuk mempromosikan barang dagangan, kempanye untuk menarik pemilih sebanyak- banyaknya, dan selebaran- selebaran/ pamflet. Bentuk- bentuk paragaraf persuasif biasanya menggunakan pendekatan emotif, yaitu pendekatan yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi pembaca. Namun, paragraf persuasif juga biasanya menggunakan pendekatan rasional, yaitu tindakan menyampaikan fakta untuk meyakinkan pembaca atau pendengar.

Teknik dalam penulisan sebuah paragaraf persuasif adalah sebagai berikut :
  • Rasionalisasi\
          Yaitu proses menggunakan akal untuk memberikan dasar pembenaran terhadap suatu persoalan.
  • Sugesti 
          Yaitu usaha membujuk atau memengaruhi orang lain untuk menerima pendirian tertentu. Biasanya dilakukan dengan menggunakan kata- kata yang menarik.

Langkah- langkah menulis paragraf persuasif adalah :
  1. melakukan observasi terhadap objek.
  2. Menentukan topik paragraf berdasarkan observasi yang telah dilakukan.
  3. Menyusun kalimat topik dengan baik dan jelas.
  4. Menyusun kalimat- kalimat penjelas untuk menjelaskan gagasan utama.
  5. Membuat kalimat yang berisi ajakan untuk melakukan sesuatu (kalimat persuasi).
  6. Meletakkan gagasan utama, gagasan penjelas, dan kalimat persuasif ke dalam kerangka paragraf.
  7. Mengembangakan kerangaka paragraf menjadi sebuah paragraf persuasif.
Paragraf persuasif bisa dibedakan menjadi dua yaitu paragraf persuasif langsung dan tidak langsung.
  • Paragraf persuasif langsung adalah paragraf yang secara langsung mengajak pembacanya untuk mengikuti apa yang ia kehendaki.
  • Paragraf persuasif tidak langsung adalah paragraf persuasif yang mengajak pembacanya untuk melakukan apa yanf ia kehendaki, namun secara tidak langsung.
Untuk lebih jelasnya perhatikan dua contoh paragraf berikut ini :
                                                                      Menggunakan Batik
Batik merupakan pakaian khas asli Indonesia. Di zaman modern ini batik sudah mulai ditinggalkan oleh orang Indonesia. orang Indonesia lebih suka memapakai pakaian impor yang berasal dari luar negeri dan berbahan minimalis. Pdahal jika kita menggunakan batik dalam kehidupan sehari- hari, berarti kita telah melestarikan budaya Indonesia. Untuk itu, marilah kita menggunakan pakaian batik demi melestarikan budaya Indonesia.

Dari contoh paragraf persuasif di atas, dapat kita ketahui bahwa paragraf tersebut merupakan paragraf persuasif langsung, yaitu dari kalimat terakhir yang bertuliskan : Untuk itu, marilah kita menggunakan pakaian batik demi melestarikan budaya Indonesia.

                                                                           PES 2012
PES 2012 merupakan permainan PC dan konsol yang sangat digemari para pecinta game. Dalam PES 2012 mnyajikan fitur- fitur yang baru dan lebih seru dibandingkan seri sebelumnya, yaitu PES 2011. Permainan ini bisa dimainkan bersama teman, sahabat, dan keluarga. Untuk itu tidak ada alasan untuk tidak bermain PES 2012.

Dari contoh paragaraf persuasif di atas, dapat kita ketahui bahwa paragaraf tersebut merupakan paragaraf persuasif tidak langsung, yaitu dari kalimat : Untuk itu tidak ada alasan untuk tidak bermain PES 2012.






{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment