Paragraf Argumentasi

Diposkan oleh yoganso marta on Saturday, 10 March 2012

Arumentasi adalah pendapat seseorang yang disertai argumen (alasan) untuk meyakinkan kebenaran pendapat.
Dalam penulisan sebuah paragaraf argumentasi, digunakan pola pengembangan yang dikemukakan dengan menggunakan hubungan sebagai berikut :


  • Sebab- akibat

Hubungan sebab- akibat dimulai dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai sebab, lalu menuju pada suatu kesimpulan sebagai efek atau akibat yang terdekat. Efek yang ditimbulkan oleh sebab dapat berupa efek tunggal,  atau berupa efek ganda. Contoh paragraf argumentasi yang menggunakan hubungan sebab- akibat adalah :
        Malam ini ada sebuah pertandingan sepak bola antara Barcelona menghadapi Real madrid. Adi sebagai seorang penggermar sepak bola, rela begadang untuk menyaksikan pertandingan tersebut melalui televisi. Ia tidur pukul 02.00 WIB. Pagi harinya, sekitar pukul 06.45 WIB ia berangkat ke kantor. Ia merasa masih mengantuk dan lelah. Ketika sedang bekerja ia merasa tidak dapt berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Akhirnya iapun tidak dapat menyelesaikan pekerjaan kantornya pada hari itu.

Dari paragraf di atas, dapat kita analisis bahwa, Adi menonton pertandingan sepak bola hingga larut malam merupakan sebab, sedangkan berefek ia mengantuk, lelah, tidak dapat berkonsentrasi dengan pekerjaannya, dan akhirnya pekerjaan tidak selesai merupakan akibatnya.


  • Akibat- sebab

Hubungan akibat- sebab bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai akibat yang diketahui, lelu menuju sebab- sebab yang mungkin telah menimbulkan akibat tadi. Contoh paragraf argumentasi yang mengunakan hubungan akibat- sebab adalah :
        Ferdinan adalah juara kelas Xa. Setiap hari ia rajin belajar. Dia selalu menggunakan waktu luangnya untuk membaca buku- buku pelajaran. Ketika gurunya sedang menerangkan, ia selalu memperhatikan penjelasan gurunya.

Dari paragraf di atas, dapat kita analisis bahwa, Ferdinan menjadi juara kelas Xa adalah akibat, sedangkan setiap hari ia rajin belajar, menggunakan waktu luangnya untuk membaca buku- buku pelajaran, dan ia selalu memperhatikan penjelasan gurunya merupakan sebab.


  • Sebab- akibat 1,2,3,...

Hubungan sebab- akibat 1,2,3,... sebenarnya hampir sama dengan hubungan sebab- akibat seperti yang telah dijelaskan di atas, namun dalam hubungan sebab- akibat 1,2,3,... akibat- akibatnya tidak saling berhubungan. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh berikut ini.

                                                                  Game? Baik atau Buruk?  
        Pada era globalisasi ini, game berkembang dengan sangat pesat. Dilihat dari banyaknya jenis game yang beredar, game mampu membuat perhatian khusus bagi banyak orang. Saat ini game sudah menjadi kebutuhan bagi para pecinta game. Orang- orang bisanya bermain game dikarenakan stres, jenuh, dan ingin menghibur diri untuk mendapatkan kepuasan tersendiri. Selain dapat menghilangkan stres, ternyata game mempu menjadi peluang usaha untuk menghasilkan uang dengan cara menjual item- item yang ada pada game tersebut. Hal- hal lain yang dapat diperoleh dari bermain game adalah melatih kecerdasan si pemain, karena pemain dituntut untuk berpikir bagaimana mengalahkan musuh. Dari hal- hal tersebut dapat disimpulkan bahwa game tidak hanya berdampak negatif bagi para pemainnya, namun juga berdampak positif.

Dari paragaraf di atas dapat kita analisis bahwa bermain game merupakan sebab, sedangkan dengan bermain game dapat menghilangkan stres, jenuh, menghibur diri, menjadi peluang usaha, dan menambah kecerdasan merupakan akibat- akibatnya. Dari akibat- akibat yang terjadi, masing- masing akibat tidak saling berhubungan.menghilangkan stres, jenuh, dan menhibur diri tidak ada hunungannya dengan peluang usaha dan menambah kecerdasan.


Dalam membuat karangan argumentasi ada hal- hal yang harus diperhatikan, misalnya :
  1. Berpikir sehat, kritis, dan logis.
  2. Menjauhkan emosi dan unsur subjektif.
  3. Menggunakan bahasa secara baik dan benar, efektif, dan tidak menimbulkan salah penafsiran.


Karangan argumentasi juga harus berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Fakta tersebut dapat diperoleh dengan berbagai cara, misalnya :
  1. Buku, majalah, surat kabar, dan internet.
  2. Wawancara
  3. Penelitian atau observasi


Langkah- langkah menulis paragraf argumentasi adalah sebagai berikut :
  1. Daftarlah topik- topik pendapat yang dapat dikembangkan.
  2. Susunlah kerangka paragraf yang akan dibuat.
  3. Kembangkan kerangka tersebut menjadi paragraf.
  4. Gunakanlah kata penghubung jika dimungkinkan.   


{ 3 komentar... read them below or add one }

asih rahayu said...
This comment has been removed by the author.
asih rahayu said...

sangat membantu.. terima kasih, from MGS

Zola Agrida said...

maaf sebelumnya author,, saya hanya ingin memberikan pendapat. setelah saya cermati, contoh paragraf ke-1 dan paragraf ke-2 bukan contoh paragraf argumentasi, namun paragraf narasi (menceritakan) karena ada tokoh, alur, dan peristiwa..
dalam ilmu yang saya dalami, contoh yang anda berikan tidak sesuai dengan tema yang di bahas. terima kasih.

Post a Comment