Mengamati Protista

Diposkan oleh yoganso marta on Monday, 5 March 2012


Mengamati Protista

Dasar Teori :

Protista merupakan sekelompok mahluk hidup heterogen, terdiri dari eukariota yang tidak termasuk hewan, tumbuhan, atau fungus. Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau jika membentuk koloni bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang berbeda-beda. Dari sudut pandang taksonomi, pengelompokan ini ditinggalkan karena bersifat parafiletik. Protozoa adalah protista yang mirip dengan hewan. Protozoa hampir semuanya protista bersel satu, mampu bergerak yang makan dengan cara fagositosis, walaupun ada beberapa pengecualian. Biasanya berukuran 0,01-0,5 mm sehingga secara umum terlalu kecil untuk dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop. Protoza dapat ditemukan di mana-mana, seperti lingkungan berair dan tanah, umumnya mampu bertahan pada periode kering sebagai kista atau spora dan termasuk beberapa parasit penting.

Berdasarkan pergerakannya, protozoa dikelompokkan menjadi: Flagellata yang bergerak dengan flagella(rambut cambuk). Contoh: Euglena, Amoeboida yang bergerak dengan pseudopodia (kaki semu/ kaki akar) yaitu yang berarti setiap kali ia akan bergerak harus membentuk kaki semu sebelum dapat bergerak dan pembentukan kaki ini dinamakan fase gel. Contoh: Amoeba, Cilliata yang bergerak dengan silia (rambut getar). Contoh: Paramaecium, Sporozoa yang tidak memiliki alat gerak, beberapa mampu membentuk spora. Contoh: Toxoplasma
Algae adalah protista yang mirip dengan tumbuhan. Algae mencakup semua organisme bersel tunggal maupun banyak yang memiliki kloroplas. Termasuk di dalamnya adalah kelompok- kelompok berikut.
• Alga hijau, yang memiliki relasi dengan tumbuhan yang lebihtinggi (Embryophyta). Contoh: Ulva
• Alga merah, mencakup banyak alga laut. Contoh: Porphyra
• Heterokontophyta, meliputi ganggang coklat, diatom, danlainnya. Contoh: Macrocystis.
Alga hijau dan merah, bersama dengan kelompok kecil yang disebut Glaucophyta, sekarang diketahui memiliki hubungan evolusiyang dekat dengan tumbuhan darat berdasarkan bukti- bukti morfologi, fisiologi, dan molekuler, sehingga lebih tepat masuk dalam kelompok Archaeplastida, bersama- sama dengan tumbuhan biasa.
Protista yang mirip jamur.  
Beragam organisme dengan organisasi tingkat protista awalnya dianggap sama dengan jamur, sebab mereka memproduksi sporangia. Ini meliputi chytrid, jamur lendir, jamur air, dan Labyrinthulomycetes. Chytrid sekarang diketahui memiliki hubungan dengan Fungi dan biasanya diklasifikasikan dengan mereka. Sementara yang lain sekarang ditempatkan bersama dengan heterokontofita lainnya (yang memiliki selulosa, bukandinding chitin) atau Amoebozoa (yang tidak memiliki dinding sel).
Tujuan :
1.      Mengamati protista yang hidup di air.
2.      Mengidentifikasi cirri- ciri protista yang hidup di air.
Alat dan Bahan :

Alat :
1.      Mikroskop
2.      Kaca obyek
3.      Kaca penutup
4.      Pipet
5.      Gelas Kimia
Bahan :
1.      Sampel air kolam
2.      Sampel air sawah
3.      Sampel air got/ comberan
4.      Tissu (sapu tangan)

Cara kerja :
1.      Siapkan mikroskop untuk pengamatan
2.      Teteskan 1 tetes air kolam ke atas kaca obyek dengan menggunakan pipet
3.      Tutup dengan kaca penutup
4.      Amati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 X 10
5.      Gambar protista yang terlihat dan catat hasil pengamatan
6.      Lakukan pengamatan ulang sebanyak 3 kali untuk setiap sample air
7.      Lakukan langkah yang sama pada setiap sample air
Tabel Pengamatan
Media : Air kolam
No
Ciri- ciri
Menyerupai
Nama
1
Bulat agak lonjong

Hewan
Paramecium
2
Seperti apel, membentuk angka 8

Tumbuhan

Chlorella

3
Bulat, seperti udang

Hewan/ udang- udangan
Daphnia





Media : Air sawah
No
Ciri- ciri
Menyerupai
Nama
1.
Bentuknya selalu berubah- ubah
Hewan

Amoeba
2
Mirip hewan dan tumbuhan, bentuk selnya oval, terdapat binntik mata
Hewan dan tumbuhan

Euglena Viridis

3
Sel bulat telur, dengan kloroplas seperti mangkuk




Tumbuhan
Chlorococcum








Media : Air tumpukan jerami
No
Ciri- ciri
Menyerupai
Nama

Bentuk seperti lonceng, bertangkai panjang dengan bentuk lurus atau spiral yang dilengkapi silia sekitar mulutnya
Hewan
Vorticella

Bulat agak lonjong

Hewan
Paramecium

Bentuknya selalu berubah- ubah
Hewan
Amoeba


 Kesimpulan : Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa di dalam Air sawah, air kolam, dan air gotumpukan jerami terdapat berbagai macam protista.


Pertanyaan LKS :
1.      Protista yang menyerpuai hewan        : Paramecium, dapmia, amoeba, dan vorticella.
Ciri- ciri           :  Bergerak bebas, Merupakan makhluk hidup yang menyerupai hewan, protozoa hidup di air tawar (selokan, panrit, sungai, dan waduk), air laut, permukaan tanah yang lembap, rendaman jerami, dan di dalam tubuh makhluk hidup lain atau di dalam jhasad yang mati dapat berkembang biak dengan cara aseksual dan seksual, secara aseksual dilakukan dengan membelah diri dan secara seksual dengan konjugasi
2.      Protista yang menyerupai tumbuhan   : Chlorella, Euglena viridis, dan chlorococcum.
Ciri- ciri           : Tidak bergerak bebas, Adalah Protista yang menyerupai tumbuhan,

berwarna hijau, dan berbentuk seperti benang-benang halus, reproduksi ganggang dapat dilakukan secara seksual dan aseksual, secara seksual dilakukan dengan cara isogami dan oogami.
Protista yang menyerupai jamur          :  -

Ciri- ciri           :  -
3.      Setelah melakukan pengamatan protista dan mengumpulkan informasi dari buku, apakah anda menemukan persamaan antar anggota protista yang merupakan ciri khas protista? Jelaskan!
Jawab :
Protista merupakan makhluk hidup bersel satu atau bersel banyak dan telah memiliki membran inti (selnya bersifat eukariot). Protista bukan merupakan hewan ataupun tumbuhan, tetapi hanya mempunyai sifat yang menyerupai hewan, menyerupai tumbuhan, ataupun menyerupai jamur. Semua makhluk hidup eukariotik yang bukan merupakan hewan dan tumbuhan masuk dalam kelompok Protista. Kelompok makhluk hidup Protista yang menyerupai tumbuhan adalah ganggang (Algae), kelompok Protista yang menyerupai hewan adalah Protozoa, sedangkan kelompok Protista yang menyerupai jamur adalah jamur lendir dan jamur air.
Protista tersebut dapat melakukan fotosintesis (dapat membuat makanan sendiri). Nutrisi yang diperoleh dari fotosintesis Protista tersebut dapat bersifat fototropik, heterotropik, atau keduanya. Protista memiliki flagela atau cilia dalam hidupnya dan dapat berkembang secara aseksual atau seksual.
4.      Protista yang menyerupai tumbuhan disebut juga alga. Protista yang menyerupai tumbuhan tersusun atas thalus, yaitu organ tubuhnya belum bisa dibedakan yang mana akar, batang, dan daunnya.
5.      Algae selain memiliki pigmen hijau, juga memiliki pigmen warna yang lain, pigmen algae yang berwarna keemasan disebut karoten
Pigmen yang berwarna cokelat disebut fikosantin
Pigmen yang berwarna biru disebut fikosianin
Pigmen yang berwarna merah disebut fikoeritrin


{ 1 komentar... read them below or add one }

Algo Wijaya said...

Sundul gan!!!

Post a Comment